• MY BOOKINGS
  • PROFILE
  • PREFERENCES
  • SIGN OUT

favehotel Pekanbaru merupakan pilihan hotel budget yang cerdas dengan lingkungan yang menyenangkan dan pelayanan profesional. Terletak di pusat kota Pekanbaru, hotel ini dikelilingi oleh kantor pemerintahan, bank, rumah sakit, pusat kuliner dan tempat-tempat umum lainnya, dengan jarak hanya 10 menit dari Bandara Sultan Syarif Kasim II. Hotel yang resmi dibuka pada 12 Maret 2016 lalu ini dilengkapi dengan 110 kamar, 3 ruang meeting, Lime Restaurant yang luas, Mushola, koneksi ​​Wi-Fi berkecepatan tinggi, front desk 24 jam dan security yang dikelola oleh Archipelago International selaku operator hotel berskala internasional.
 

+627618401800

Jl. Pinang No. 10, Pekanbaru, RIau 28125, Indonesia

pekanbaruinfo@favehotels.com

DAYA TARIK

MESJID AGUNG AN-NUR PEKANBARU

MESJID AGUNG AN-NUR PEKANBARU


Masjid Agung An-Nur merupakan Masjid termegah di Pekanbaru, dengan perpaduan gaya Arab, Turki, India, dan Melayu yang menjadikan Masjid ini begitu eksotis dan gagah. Bangunan berukuran 50x50 meter ini telah menjadi salah satu ikon Kota Pekanbaru dan sering disebut Taj Mahal Pekanbaru. Masjid Agung An-Nur terdiri dari tiga lantai dengan dominasi warna hijau, mampu menampung hingga 4.500 orang.

PERPUSTAKAAN SOEMAN H.S PEKANBARU


Perpustakaan sekaligus kantor Arsip dan Dokumentasi Provinsi Riau ini berbentuk seperti papan untuk membaca Al-Quran. Bangunan ini terdiri dari enam lantai dan memiliki berbagai fasilitas pendukung seperti Mushola, cafe, ruang meeting, dan auditorium.

ANJUNGAN SENI IDRUS TINTIN PEKANBARU

ANJUNGAN SENI IDRUS TINTIN PEKANBARU


Nama anjungan seni ini berasal dari seniman ternama di Riau, Idrus Tintin, yang pernah memenangkan penghargaan seni paling bergengsi di Provinsi Riau, Penghargaan Anugrah Sagang. Bangunan yang terdiri dari tiga lantai ini pernah dijadikan tempat Festival Film Indonesia pada tahun 2008 lalu.

MUSEUM SANG NILA UTAMA


Jika ingin melihat objek kerajinan, seni dan peninggalan masa lalu Riau, anda bisa mengunjungi Museum Sang Nila Utama. Di museum ini, terdapat berbagai objek seni dan budaya seperti pakaian tradisional dan berbagai benda bersejarah Provinsi Riau.

MESJID AR-RAHMAN PEKANBARU (THE AR-RAHMAN MOSQUE)

MESJID AR-RAHMAN PEKANBARU (THE AR-RAHMAN MOSQUE)


Bangunan Masjid Ar-Rahman terletak di atas tanah wakaf Raden Sastro Pawiro Djaya Diningrat. Pembangunan Masjid dilakukan oleh non-pemerintah di sekitar Jalan Sumatra dan daerah Pekanbaru sampai ke Tangkerang. Namun, Raden Sastro merupakan kontributor terbesar dalam penyelesaian pembangunan Masjid ini.

Pembangunan Masjid dimulai pada tahun 1930 sampai 1935. Pada saat itu, di sekitar Masjid terdapat tiga rumah panggung. Raden Sastro bersama dengan komunitas berinisiatif membangun Masjid di tengah kota. Konsep pembangunannya juga sangat sederhana. Dinding, lantai, dan tiang Masjid saat itu hanya berasal dari papan biasa dengan atap jerami dan bangunan berbentuk panggung dengan ketinggian 1 meter. Luas bangunannya juga hanya 8x8 meter persegi. Masjid tersebut juga dilukis menggunakan minyak bekas, sehingga warna masjid sedikit berwarna hitam kecoklatan.

PASAR BAWAH PEKANBARU


Saat berkunjung ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, kurang lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Pasar Wisata Pasar Bawah Pekanbaru. Berbagai oleh-oleh khas Riau seperti kacang, bolu kemojo, batik Riau, karpet, aksesoris, guci antik, ikan salai, dan masih banyak lagi  dapat dijadikan souvenir saat anda berkunjung ke sini.

Pasar ini terletak di Jalan Ahmad Yani (Jalan Senapelan), Pekanbaru, Riau. Bangunan berbentuk Salaso Twins House ini terdiri dari empat lantai dengan berbagai macam fasilitas seperti area parkir, toilet, dan eskalator untuk memudahkan pengunjung mengakses berbagai lantai. Tidak sulit mencari lokasi Pasar Bawah karena sangat mudah dilihat. Bangunan ini memiliki gaya Melayu dengan warna bangunan yang cerah, dengan perpaduan warna kuning dan hijau.

MALL PEKANBARU (MP)

MALL PEKANBARU (MP)


Mal Pekanbaru yang terletak tepat di depan Plaza Senapelan, di persimpangan Jalan Teuku Umar dan Jalan Jend Sudirman, merupakan salah satu pusat perbelanjaan modern di kota Pekanbaru. Mall ini merupakan pembuka dari rangkaian perkembangan pusat perbelanjaan modern. Sebelum mall Pekanbaru berdiri, di lokasi ini telah berdiri pusat perbelanjaan sejak tahun 1990an. Mall Pekanbaru yang dibuka pada tahun 2003 langsung menjadi mal terbesar di Pekanbaru saat itu. Sayangnya, tak lama kemudian di tahun 2004, mal besar lain di Pekanbaru dibuka, yaitu Mal Ciputra Seraya.

SULTAN SYARIF KASIM II INTERNATIONAL AIRPORT


Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II merupakan bandara internasional yang melayani kota Pekanbaru, Riau, Indonesia. Bandara ini sering disebut SSK II, SSK atau Bandara Internasional Sultan Syarif Qasim II (SSQ II), dan sebelumnya dikenal sebagai Bandara Simpang Tiga. Nama bandara ini diambil dari nama Sultan Syarif Kasim II, sultan terakhir Siak dan seorang pahlawan nasional Indonesia. Bandara ini melayani penerbangan menuju dan dari beberapa kota di Indonesia dan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.


Wilayah bandara dan landasan pacu bandara ini berbagi dengan Pangkalan Angkatan Udara Roesmin Nurjadin, pangkalan udara Tipe A milik TNI Angkatan Udara. Pangkalan udara ini diberi nama sesuai nama mantan Kepala Angkatan Udara Indonesia, Cmdr. Roesmin Nurjadin. Sejak awal Desember 2014, bandara ini berfungsi sebagai homebase dari 16 skuadron F-16, yang terdiri dari armada F-16 Blok 52RI dan Skadron Udara 12 Black Panthers yang ada, yang terdiri dari Sebuah armada Hawk Mk.109s dan Mk.209s.


Pada awal 2010, tahap pertama perluasan bandara dimulai dengan pembangunan terminal baru untuk menggantikan terminal asli yang dibangun pada tahun 1980-an. Terminal asli dibongkar untuk memberi jalan bagi tambahan tempat parkir. Terminal baru didesain secara modern dengan tiga jetways dan apron yang lebih besar. Meskipun pembukaan terminal baru dilakukan pada tahun 2012, dua dari tiga jembatan jet mulai beroperasi pada akhir Juli 2014. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah bandara bahwa jembatan jet dimanfaatkan.

KAYANGAN LAKE

KAYANGAN LAKE


Danau Buatan merupakan nama asli dari danau yang terletak di Desa Rumbai Limbungan, pesisir Kota Pekanbaru, Riau ini. Namun, pemerintah kota Pekanbaru baru-baru ini mengubah namanya menjadi Danau Kayangan Bandar Lembah Sari atau lebih dikenal dengan Danau Kayangan. Danau ini merupakan ikon wisata Kota Pekanbaru sekaligus sebagai salah satu atraksi yang mengangkat wisata Provinsi Riau


 

DURIAN CULINARY SHOPS


Durian adalah salah satu buah favorit di Pekanbaru. Durian dari kota ini memiliki kualitas dan cita rasa yang istimewa. Di sekitar Jalan Sudirman, kita bisa menemukan sejumlah toko durian, biasanya orang memakannya dengan nasi pulut. Buah ini juga diolah menjadi dodol atau sering disebut Lempuk Durian. Lempuk Durian menjadi salah satu souvenir dari Pekanbaru.

RUMAH SINGGAH SULTAN SYARIF QASIM II

RUMAH SINGGAH SULTAN SYARIF QASIM II


Sebuah bangunan tua dengan jejak sejarah kaya yang hampir hilang. Bangunan bersejarah ini merupakan rumah milik Pak Kadi Zakaria di Gang Senapelan, Kampung Bandar Senapelan, Kabupaten Pekanbaru.

Karena rumah tersebut belum dijadikan sebagai warisan budaya, ada kemungkinan pihak swasta dapat membeli dan membongkar bagunan ini untuk membangun bisnis. Rumah tua ini dibangun dengan gaya Eropa oleh arsitek yang membangun Istana Siak. Rumah ini juga merupakan rumah singgah Sultan Syarif Kasim II saat berwisata ke Pekanbaru, bahkan ada ruang yang ditujukan khusus untuk Sultan.

Kini bangunan peninggalan sejarah tersebut dimiliki oleh H Syahril Rais. Di dalam rumah terdapat benda-benda seperti kursi ukir dari China yang diperkirakan berusia 200 tahun, lampu tua, dan radio. Dari rumah kunjungan Riau Pos, warga bernama Rafius yang masih bersaudara dengan pemiliknya mengatakan bahwa meski tidak pernah direnovasi, baik tiang, pintu maupun jendela kayu masih utuh dan sesuai dengan bentuk aslinya.

loading